Subhanallah…indah sekali monitor di depanmu ini. Inilah buatan manusia. Dan dirimupun lebih indah dari monitor yang berwarna warni ini. ~pastinya…^_^~. Dirimu adalah ciptaan dzat yang maha indah, dan itu terlihat pada parasmu yang indah hai saudaraku :_). Saholawat aku haturkan kepada nabi Muhammad saw. Ya Allah, jadikan kami orang yang mendapat syafaat nanti di hari kiamat.
Alhamdulillah, malam ini aku bisa nulis. Pada kesempatan ini aku pengen cerita tentang matinya listrik kosku. Kok keliatannya nggak menarik ya? Wis to, dibaca dulu, insyaAllah Ada ibrohnya kok… ;-) saudaraku, hari kamis malem jumat 24 juli kemaren. Listrik kosku mati. Yang tugas mbayar listrik telat sich…jadinya listrik ke kos dimatikan sama PLN. Di bagian meteran itu disegel. Sebenernya segelnya gampang banget dikletek (dilepas). Tapi temen temen takut panjang urusannya sama PLN. Mrekapun tidak melepas segel itu. Dan menunggu listrik ditangani sama bosnya aja. Tapi ada sesuatu yang jelek disini, ketika menunggu pak rochmad~bos kopma~ mereka nggak satupun yang sms pak rohmat! Alhasil pak rohmat nggak tau. Mereka akhirnya ngobrol ngrumpul until untelan di kamare ardhi. Ngobrol ngalor ngidul gak genah. Aku nggak ikut ngobrol. Aku ngenet, nyari cahaya yang terang… lah orang kos itu kalo siang aja gelap! Apalagi malem n gak ada lampu? Yoh tambah gak keliatan apa apa. Pas mau berangkat aku berinisiatif sms pak rohmad ngasih kabar kalo listriknya mati. Nah… pas aku di mipa ~malem2 ngenet di ilkomp dari lantai dasar~ pak rohmat mbales smsku. Nyuruh supaya segelnya dilepas langsung dulu nggak pa pa. karena aku nggak di kos. Aku forward sms pak rohmad ke temen temen yang di kos. Tapi ternyata nggak ada yang berani ngeletek dan ngidupin listrik lagi. Jadinya pas aku pulang keadaan kos masih aja gelap. Pas aku masuk. Si ardhi nyeklekke lampu. Dan mak byar… hidup. Mereka ngira kalo' aku yang mbuka segel. Tapi aku nggak mbuka kie? Mungkin pak rohmad yang mbuka segel pas temen temen lagi ke hik. Dan penghuni kos bisa make listrik lagi sampe sekarang aku nulis ini.
Lantas apa pelajaran dari kejadian ini? Iya, yang jelas jangan telat lagi mbayar lisriknya! Apalagi nggak mbayar? Whiuh… bisa diputus permanent tuh!
Saudaraku, itulah kehidupan. Banyak manusia yang lupa bahwa hidup didunia ini hanyalah sementara. Hanyalah mampir ~kata aa'gym~. Kita kan menuju akhirat nanti. Pada akhirnya Kita juga kan kembali pada Allah. Engkau hanya sesaat menghuni dunia ini …kemudian kepada-Nya-lah kamu dikembalikan(2:28). Jadi yo jangan lupa ya?! Jangan jangan gek kamu mati sebelum selesai baca tulisan ini? Hihihi… syerem… ~belum sempet kawin nih…~ yo ndak po po, mungkin itu yang terbaik untuk kita? Makanya, minta aja sama Allah biar dikasih yang terbaik untuk kita. Kematian yang baik. Musykariman wa mutsyahidan! Hidup mulia dan mati syahid! Keren kan…
Itulah saudaraku, ketika kita tidak melaksanakan kewajiban kita, ternyata mau tidak mau ada konsekuensi akan itu. Ketika kita lupa bayar listrik, listrik ke rumah kita pun diblokir. Nah… apalagi nanti di akherat? Ya kalo' tidak melakukan kewajiban yo otomatis ada konsekuensinya… apakah kalo' nggak melakukan kewajiban konsekuensinya dimasikkan ke dalam syurga? Padahal nanti di akherat cuman ada dua lho… Cuma ada syurga dan neraka! Jangan jangan nanti gek kita diblokir masuk syurga gara gara nggak menunaikan kewajiban kita??? Wah… bisa repot ini… kalo udah di akherat udah nggak bisa balik lagi ke dunia lho… udah nggak bisa mbayar, melunasi kewajiban kita! Beda dengan ketika kita lupa mbayar rekening. Masih ada kesempatan untuk mbayar dan listrik hidup kembali. Lah nanti di akherat? Mungkin juga perlu digaris bawahi disini adalah, ketika kita "lupa" dari mengerjakan sesuatu hal. Mungkin ada sebuah toleransi ketika kita lalai sesaat. Tapi tidak terus teruan… celakanya adalah ketika kita mati gek ndelalah pas kita lupa sama Allah piye jal?? Jadi berabe kan? Oleh karena itu, kalo' pengen jalan amannya yao bagaimana kita agar selalu ingat kepada Allah. Rosulullah saja selalu berdzikir? Why we not to? Yah… kenapa aku jadi gini… aku juga belum bisa kaya' gitu ~mengingat Allah setiap saat~ yoh.. yemoga kita mendapat maghfiroh dari Allah ta'ala. Ya kita Cuma bisa berdo'a agar bisa selalu istiqomah dijalanNya dan tidak tergelincir ke jalan jalan yang tidak jelas tujuannya… aku udah nggak bisa nulis nih, udah… sambung lagi kapan kapan
wass...
Afwan jiddan.
Hanya Allah yang menggenggam segenap ruh ketika pikiran tak lagi patuh...
Mari berbekal untuk hari yang sudah pasti. yang pasti adalah MATI!
Selasa, Juli 29, 2008
Ketika Listrik KOS mati
Senin, Juli 28, 2008
Kalau tidak bisa narik, ya dorong saja
Assalamu’alaykum saudaraku, apa kabarmu hari ini? Semoga kita senantiasa berada dalam naungan kasih sayang Allah ta’ala. Saudaraku, aku mau sedikit bercerita sedikit yang aku alami kemaren di kampoeng halamanku. Kemaren, hari rabu aku pulang ke wonogiri. Nemeni ibuk, cz mbakq lagi pergi sama suaminya ke Surabaya. Nengok rumahnya disana. Azmi sama Yusuf ~ponakanku~ ditinggal, soale mereka harus sekolah SD. Aku sedikit maen maen di sana. Saudaraku… tau nggak aku punya hewan piaraan apa aja? Aku punya sapi, ayam, kambing, kucing dan kelinci. Bukan punyaku sih, punya’e keluargaku. Tepatnya punya’e ibukku kebanyakan. Disini aku pengen sedikit cerita tantang sebuah pelajaran yang aku petik dari salah satu piaraanku itu. Tau nggak, aku kan punya kambing. Aku kadang ikut ngasih makan tuh kambing. Kadang aku juga memperhatikan ketika kambing makan. Tapi bukan masalah ini titik focus tulisanku kali ini. Tau nggak, kemaren aku sempet sedikit memperhatikan kambingku itu. Kambingku itu kan dikeluarkan dari kandangnya. Dia diiket di tiang teras kandang ~kandangnya kan ada terasnya tuh~. Nah… ketika si kambing ini ternyata banyak tingkah juga. Si kambing nggak tau kenapa, tau tau tali yang buat ngiket tuh kambing terlilit di tiang itu. Tali untuk ngiket leher tuh kambing otomatis jadi pendek, wong kambingnya sama aja ngegulung tali yang ngiket dia ke tiang? Ketika si kambing dikasih makan, ~makannya digantungkan di sebelah utaranya kambing berjarak kurang lebih 1 meter~ ternyata si kambing nggak bisa menggapai makanannya ~rumput yang digantung~ di depannya hanya dia liatin aja. Si kambing emang sih berusaha menggapai tuh rumput, tetapi nggak nyampe nyampe soale talinya jadi pendek karena terlilit. Dasar kambing bodo! Tak amati masih… aja nekat maju ke depan yang nggak mungkin dia nyampe ke depan ~makanan~. Akhirnya aku jadi kasian sama kambingku. Aku dekati, aku tarik kambingku agar mengikuti aku muter tiang biar tali yang nggulung di tiang jadi sedikit dan si kambing bisa makan~begitu pikirku~. Tapi apa yang terjadi? Si kambing ternyata nggak mau aku tarik~nggak mau bergerak~ ngikuti aku muter tiang tempat ngiketnya itu. Si kambing takut ma aku kali…??? Mungkin juga, orang aku kan jarang di rumah… Akhirnya aku menyerah untuk menarik kambing itu mengikutiku. Aku menjauh dari kambingku itu. Aku liat lagi, ternyata si kambing masih belum nyerah untuk maju kea rah makanan. Tapi yah… tetep nggak berhasil karena talinya terlalu pendek. Aku sebenernya sebel sama tuh kambing, mau tak tulung ee… gak mau. Setelah berpikir sebentar akhirnya aku punya ide untuk nggriring ~mendorong dari belakang~ tuh kambing. Dasar kambingnya takut ma aku, otomatis si kambing ngibrit menghindariku ke depan. Si kambingpun berputar mengelilingi tiang tempat ngiketnya. Akhirnya tali buat ngiket si kambing jadi panjang lagi. Si kambing bisa makan dengan tenang dah…
Hee… Apa yang bisa diambil dari ceritaku ini? Ada beberapa yang mungkin udah kalian temukan pas baca ceritaku tadi. Iya, pertama. Ketika kita melihat suatu persoalan itu jangan cuman dari satu point of view! Jadilah orang yang arief ~yg_ariff :P~, Orang yang arif ~bijak~ itu, pasti melihat suatu persoalan dari bebagai sudut pandang. Karena suatu persoalan, suatu masalah tidak selalu hanya memiliki satu cara penyelesaian! Kedua. Dalam menghadapi suatu masalah, harus tenang dan jangan cepat menyerah! Karena suatu persoalan kadang memiliki penyelesaian yang lebih simple dari yang kita pikirkan! Ketiga. Jangan pernah kecewa (mutung) ketika suatu hal tidak berjalan seuai rencana, karena kita hanya berusaha dan Allahlah yang menentukan! Keempat. Jangan pernah menyalahkan orang yang kita ajak ~Kita dakwahi~, karena mungkin dia belum tau ilmunya (masih jahil), dan Allah tidak menghukum hambanya karena dia tidak tau (jahil)! Namun, Allah menghukum dengan adzab yang sangat berat kepada orang yang tidak mau tau! Kelima. Pikirkan selalu strategi baru dalam melakukan pekerjaan kita ~DAKWAH~, karena strategi yang sama tidak selalu berhasil untuk kedua, ketiga atau keempat kalinya, sedangkan mad'u selalu dinamis dan cepat bosan! Ke enam, jangan terlalu eksklusif, bahkan harus selalu~sering~ mendekati Objek Dakwah, selalu jaga kedekatan dengannya. Karena kedekatan anda dengannya akan memudahkan anda dalam menarik Objek Dakwah anda ke dalam Dienul islam secara kaffah ~dia tidak takut kepadamu~! Ketujuh. Kadang pemaksaan itu perlu demi kebaikan. Missal menghapalkan surat, targetan amal yaumi, dll. bukankah ada orang yang masuk syurganya dengan diseret? Diikat di tiang masjid akhirnya dia mau masuk islam dan menjadi penghuni syuga? Tapi jangan berpikir anda akan mengikat mad'u di tiang masjid di jaman sekarang ini, karena mad'u bukan tahanan dan bukan pula KAMBING hehehehe… Ke Sembilan. Ambil Ibroh dari setiap kejadian yang menimpa anda. Karena insyaAllah Allah akan memberikan tambahan ilmu kepdamu! Ke sembilan. Kalo anda punya kambing, Beri kambing anda makanan secara teratur, dan rawat kambing anda! karena Kambing anda adalah salah satu amanah anda di dunia yang nanti juga akan dipertanggungjawabkan! :P waallahu a'lam bisshowab…
Wass…
Salam DAKWAH!
Arief Adi.
Pembelian yang menguntungkan
Alhamdulillah dirimu masih diberikan penglihatan sehingga engkau bisa membaca tulisanku ini dengan kedua matamu yang indah itu.. .. Saudaraku, taukah engkau suatu kekuatan besar yang bisa kita gunakan untuk sebuah perubahan besar dalam hidup kita? Kalau kamu menjawab itu adalah niat dan Tekad yang kuat, aku tidak bisa menyalahkanmu. Benarlah ketika sebuah niat menjadi amat penting dalam setiap apa yang engkau kerjakan. Bukankah amalan itu disertai dengan niat?Bukankah ada tiga golongan orang yang keliatannya baik tetapi mereka malah mendapatkan siksa karena niat mereka salah? Dan niat akan membawa kita kepada tekad yang kuat untuk melakukan sesuatu hal. Dan tekad yang kuat akan menjadikan kita bersemangat dan melakukan yang terbaik untuk setiap apa apa yang kita kerjakan. Apakah engkau sudah berniat untuk masuk syurga dimulai dari sekarang? Atau bahkan sejak jaman bahuela, jaman dahulu, jaman kamandanu, jaman ketika masi ingusan? Coba kau perhatikan lagi apa yang kau kerjakan setiap hari. Apakah itu sudah cocok dengan keinginan kuatmu untuk menjadi peghuni syurga? Sungguh, syurga itu tidak murah saudaraku. Amatlah mahal syurga yang engkau rindu itu. Engkau harus mendapatkannya dengan perjuangan dan pengorbanan yang besar. Berjuang dengan harta, atau bahkan jiwa.~ Sesungguhnya Allah telah membeli dari orang-orang mukmin diri dan harta mereka dengan memberikan surga untuk mereka..(QS:9:111)~ saudaraku, sesungguhnya engkau telah menjual dirimu kepada Allah! Engkau telah berjuang di jalan dakwah ini yang dengannya engkau dekatkan dirimu kepadaNYA. Saudaraku, apakah pantas seseorang yang telah menjual sesuatu barang kepada pembelinya, tetapi dia protes ketika sang pembeli memperlakukan barang yang dia beli sesuai dengan keinginannya, walaupun perlakuan itu tidak disukai oleh si penjual? Misalkan anda membeli ayam goring di pasar, anda berhak melakukan apapun terhadap ayam gorng itu kan? Mau anda buang, mau anda kasihkan kucing, mau anda makan atau apa saja yang anda lakukan kepada ayam goring itu terserah anda! Apakah penjualnya berhak complain kepada anda ketika ayam goring itu ternyata hanya anda buang ke tempat sampah? Tidak, sama sekali TIDAK! Bahkan munkin anda akan marah kepada penjual ketika si penjual banyak cing cong dengan ayam gorngnya yang sudah anda beli itu. Bukankah begitu saudaraku? Begitu pula denganmu yang telah memberikan segalanya kepada Allah ta'ala. Sadarilah bahwa anda adalah milikNya. Dan Dia berhak melakukan apa saja kepada anda. Kecuali kalau memang anda bukan termasuk orang orang beriman? Karena itu, bersyukurlah kepadaNya dan bersabarlah dengan apa apa yang Allah ujikan kepada anda. Karena Anda Adalah milikNYA!! Saudaraku, Sesungguhnya orang-orang yang membeli kekafiran dengan iman, sedikitpun tidak merugikan Allah; dan bagi mereka azab yang pedih* dan aku yakin engkau bukanlah orang yang meakukan hal bodoh itu. Bahkan engkau adalah orang yang akan menghuni syurga bersama para mujahid yang telah mendahului kita. Saudarakau, mari kita lakukan perniagaan yang menguntungkan kepada Allah. Dengan totalitas kita di dalam islam. Saudaraku, sudah banyak penghuni neraka! Dan janganlah engkau menambahnya lagi ~walau neraka tak akan penuh~. Jadilah penghuni syurga! Karena itu dapatkanlah ridhoNya! waAllahu a'lam bisshowab…
Salam DAKWAH!!
berikan yang kau punya, karena mungkin besok kamu tidak lagi mempunyai apa apa!
Arief;
Kamis, Juli 24, 2008
Oleh Oleh dari Kampung (Cerpen pertamanya Arief)
Alhamdulillah ane dah dua malem 1 hari pulang ke kampung halaman. afwan udah beberapa hari nggak ngeUpdate blog. kemaren kan ane buka buka komputer lama di rumah nah ane nemuin satu file. filenya judulnya cerpen!
setelah tak inget inget ternyata itu dulu sebuah oret oretanku nyoba bikin cerpen yang mo aku kirimkan ke al-azhar (buletinnya rohis) pas sma dulu. trus karena keterbatasan waktu dan cerita yang banyak nyerempet dirikum akhirnya ndak jadi aku kirimkan, ndak jadi terbit. hehehe emang nggak layak terbit mungkin? udah kalah sebelum bertanding. lah yo yang buat aja nglembur sampe jam2 pagi. cuman semalam lagi! yo... kurang optimal aja di waktu, bahasanyapun aneh... sama anehnya dengan tulisanku sekarang. Oya, yang sekelas sama aku, yang temen deketku kukuh cs, kalo' baca cerita ini pasti ngakak ngakak~walaupun belom ada orang laen yang baca~. padahal ndak ada yang lucu! Oke, silakan baca cerpen pertamaku ini. kalo' minta dibuatkan cerpen, silakan offer aja je arief.ilkomp@gmail.com
tapi afwan, cerpennya ndak aku posting disini. terlalu embarassed. jadi tak upload dalam bentuk file *doc. Kalo mo baca karya pertamanya arief silakan download dengan mengeklik
disini
Oke pak, afwan. artikel selanjutnya ane posting kapan kapan insya Allah tak rapel hari hari yang aku tidak menulis didalamnya. Terimakasih kalo mau baca ini, syukur syukur mau beri comment dan kripik. Oke Bos... met aktivitas! wass...
Senin, Juli 21, 2008
Untitle 1
Apa kabarmu hari ini? Kenapa ya hari ini aku rasane malez banget. Tadi habis sholat dhuhur tiduran.. trus kebablasen sampe jam 2. Alhamdulillah jam 2 saudaraku, ~salah satu saudara yang paling aku cintai~ kukuh. SMS aku, Orangnya lagi di NH, habis tes kesehatan di Poltekes. Sayang…, kamu tau nggak si kukuh ditrima di poltekes jurusan apa?? Kukuh diterima di jurusan keperawatan D4! Nggak tau tuh anak, masa’ cowok sekolahnya di keperawatan? Hh… anak yang aneh, kalo’ menurutmu gimana sayang? Biasa aja? Iya, kalo’ kamu kaum hawa di keperawatan yo biasa aja. Malah nanti kan jadi expert pas ngurusi suamimu. Expert ngerawat suami dan anak ^_^. Tapi tak kira yo ndak papa sih, cowok sekolah di keperawatan, biar ada fariasinya. perawat identik dengan kaum hawa, nah ini biar yang mengepalai mereka seorang adam. Sayang… sudahkah enkau siap untuk dipimpin? Masih belum? Kenapa? Oo… gitu ya. Wokey, ndak pa pa. sayang, kamu tau nggak Obat ngilangin rasa malez yang tiba tiba dating menyerang? Gak tau…? Yah… masa gak tau sih sayang… mbok tau…
Sayang, aku bingung mo nulis apa nih. Bukan karena males, tapi nggak tau kok jadi gini. Jane yo pengin nulis, tapi terlalu banyak yang ingin ditulis, jadinya ya… malah bingung apa yang mau ditulis.
Obat malez ya sayang… tadi kan aku tiduran. Dan ketiduran sampe jam 2. Rasanya tubuh ini cape banget, tapi ketika orang yang disenangi dating ~dan aku menemuinya~, akhirnya kondisiku bias jadi seperti semula lo! Jadi bias nulis ini, tadi pagi tak kira aku ndak nyampe target bacaan qur’anq, tapi setelah ketemu orang yang aku senangi, ternyata bias juga mencapai target.
Sayang, mungkin memang Orang yang kita senagi atau kita cintai akan sangat berpengaruh pada kita ya? Coba kalo’ aku bias cinta kepada Allah dan rosulnya dengan sebenar benar cinta!? Pasti hidup ini nggak akan pernah terasa hampa, iya nggak? Semoga kita bias mendapat cintanya Allah ya sayang. Tetap berusaha walau susah. Dan memang bener susah. Tetapi sayangku, hanya dengan cintanya Allah kita bias dapet tiket ke syurganya Allah. Dapet tiket untuk menghadap kepadaNya dengan wajah berseri seri. Semoga Allah selalu menjadikan kita di jalan yang lurus. Amin…
Aku nggak puny ide sayang…
Udah ya, aku tak baca baca dulu. Kan Allah memerintahkkan untuk membaca ~Al-Alaq~ lebih dulu daripada menulis~Al Qalam~. Karena nggak mungkin orang menulis tanpa mengetehui ilmu dari apa yang ia tulis. Iya kan? Oke sayangku… selamat menggunakan waktumu untuk menyongsong masa depanmu, untuk menyambut calon suamimu. Sudah ya…
Wass…
SALAM DAKWAH!!!
“Mengetahui orang yang aku cintai hidup dengan orang lain akan sangat menyakitkan, tetapi akan lebih menyakitkan bahkan sangat, Sangat, dan SANGAT MENYAKITKAN lagi bila aku mengetahui bahwa Orang yang aku cintai tenyata tidak hidup bahagia bersamaku”
Minggu, Juli 20, 2008
Maen ke rumah pak DEKAN 2
Apa kabarmu mala mini hai saudaraku? Mo ngelanjutin cerita maen ke rumah pak dekan nih. Kemaren sampe yang Akhwat ilang ya? Iya, ternyata yang akhwat tertinggal di belakang. Ilang. La pal ketum sih… nyepedane banter banter… Akhwat kan nyepedane lambat ~yang bener… padahal biasane akhwat naek motornya super banter kan..?~ aku sama pak ketum berhenti dulu. Pak ketum mengirimkan banjar buat balik nyari si akhwat. Whadaw… padahal jalannya lurus gitu, tapi bias bisane ilang. Yo mungkin sama seperti kehidupan ini ya? Udah jelas jaln kebenaran, udah jelas jalan yang lurus… tapi masih aja tersesat. Masih aja hati ini ragu. Masih aja rintangan rintangan membelokkan kita di jalan yang lurus ini, jalan yang diberi nikmat atas mereka ~jalan dakwah para nabi dan rasul~. Memang, kehidupan ini penuh onak dan duri, semoga onak dan duri itu tidak menjadikan kita keluar dari rel menuju syurga, Amin… Sambil ngenteni (nunggu) aku ngompori pak ketum biar telpon akhwat yang ilang! Biar ada kejelasan. Hamper 10 menit, akhirnya pak ketum telpon akhwat juga walau dengan berat hati. Saudaraku, inilah yang mesthi kita lakukan dalam kehidupan. Menuntun saudara kita kembali ke jalan yang lurus… biar nggak ilang teresat, biar nggak nyemplung neraka. Kasian kan kalo’ mereka nyesel di akherat nanti. Minimal kita ngingetin lah, soal hidayah ada di tangan Allah. Kalo bias, bukan Cuma ngingetin, tetapi jemput mereka untuk menuju jalan yang lurus. Dakwah dengan mencari mereka. Mencari, membimbing mereka agar bias kembali. Seperti banjar yang jadi utusan untuk menjemput akhwat yang ilang. Inila kehidupan... semua nggak diketahui sebelumnya! Yang sudah pastipun kita tidak tau pasti, maksudnya? Kita tau kalo kita pasti mati kan? Tapi kita nggak tau matinya kapan. Itulah yang aku maksud yang sudah pastipun ternyata kita tidak tau pasti. Oke, akhirnya banjar ketemu sama yang akhwat. Kita meneruskan perjalaan ke barat mencari ridho illahi lewat jalan silaturahmi.
Sampailah kami di rumah pak dekan FMIPA UNS. Disana ternyata bang zuhri sama bang solikhul udah menunggu.~Padahal berangkatnya paling belakangan~. Inilah saudaraku, ternyata. Kita yang awal berada di jalan dakwah ini, tidak akan selalu dapat jatah awal nanti di akherat. Orang yang lebih akhirpun bisa lebih baik daripada kita yang awal. Karena mungkin usaha yang mereka lakukan memang lebih daripada usaha kita. Mungkin kita mudah untuk ikut dalam gerakan dakwah ini karena kita memeng besar dan bergaul di lungkungan ini. Tapi… untuk sebagian Orang, ini butuh perjuangan yang amat berat! Perjuangan untuk melawan lingkungan, status social, dll. Dan tentunya ini memiliki nilai lebih di hadapan Allah.Untuk itu sahabatku, jangan sampai kita yang ingin mengajak saudara kita ke jalan yang lurus ini malah mempunyai iman yang lemah. Perkuat terus iman kita. Perbanyak terus ilmu kita. Dan jadikan kita dan mereka bisa bergerak bersama menuju ridho Allah rabbul izzati. Semangat Saudaraku, Samangat!!
Kami memasuki rumah pak dekan, disambut hangat pak dekan. Ternyata pak dekan udah mempersiapkan tempat beberapa kursi untuk kami di ruang tamu. Kami ngobrol tentang pendidikan yang terjadi, beasiswa, dan macem macem. Sebenere sih kami cumin mo ngomongin masalah pembangunan mushola sama kajian dosen yang pengen kami lakukan. Tapi ternyata peNgobrolan ini kemana mana… yo ndak pa pa. namanya menjalin silaturahmi, sharing sharing itu penting. Ya gak? Kita dijamu pak dekan dengan banyak snack~Semua isi kulkas dikeluarin kali yak?~! Aku mencicipi semuanya… whuoei… sampe kenyang! Habis dikasih snack banyak gitu, kita masih dijamu makan, pake ayam goring sama tempe sexy! Tempe kesukaanku, agak porno tapi enak! Tempe bugil! Agak bugil tepatnya, tapi aku paling seneng tempe bugil. Enak… Semoga dengan jamuan ini, pak dekan dikategorikan kepada orang orang yang beriman kepada Allah dan hari Akhir ya! Pernah dengar hadits, …barang siapa beriman kepada Allah dan hari akhir, maka hendaklah ia memuliakan tamunya… he… dan ternyata pak dekan menjamu kami dengan bener bener mewah menrutku. Habis itu kita ke masjid untuk sholat magrib bersama. Yang ngimami pak imam masjid situ. Enak, nggak terlalu cepet dan nggak terlalu lambat. Soale Aku paling sebel kalo sholat cepet cepet! Udah abis itu kita ke rumah pak dekan lagi, ngomong ngomong lagi, kami minta harapan pak dekan untuk SKI, harapannya apa ya? Aku lupa… hehehe.. eh, mungkin ini, buat pak ketum harus lebih dapat mengkontrol anak anak SKI, biar ndak keluar jalur, sama kalo’ mo ngadain kajian dosen, beliau ngusulin siang sebulan sekali. Soale dosen tuh ~katane~ susah banget buat diajak kegiatan gitu. Biasa, dosen kan udah pinter… pinter ilmu dunianya, sampe s2-s3… sampesampe jadi lupa kalo mereka ini tidak hidup di dunia selamanya! Tapi nggak smua kok. Masih banyak juga dosen yang perhatian sama urusan akheratnya. Yah… semua memang tergantung pada diri masing masing. Dan kamu hai saudaraku…? Tak perlu kau jawab, karena kau pasti juga selalu berusaha untuk memperbaiki diri ya kan? Sudah ya saudaraku, besok nulis yang laen lagi, met Aktivitas… wass…
“Mengetahui orang yang aku cintai hidup dengan orang lain akan sangat menyakitkan, tetapi akan lebih menyakitkan bahkan sangat, Sangat, dan SANGAT MENYAKITKAN lagi bila aku mengetahui bahwa Orang yang aku cintai tenyata tidak hidup bahagia bersamaku”
Arief;
Sabtu, Juli 19, 2008
Maen ke rumah pak DEKAN 1
Apa kabarmu hari ini? Alhamdulillah… disyukuri ya! Apapun itu syukurilah… yo nanti kalo ketemu aku boleh minta cerita ~dongeng~tentang kenapa semua harus diyukuri. Sayang… Aku tadi maen ke rumah pak dekan sama temen temen SKI, seperti kesepakatan sebelumnya, aku dateng ke lapangan parkir jam 14.30 WIB, karena kesepakatane jam segitu ngumpul disitu. Aku sebenere tadi meh telat. Lah wong aku tadi pagi kan renang, trus aku kecapekan gitu sayang… aku tidur dari jam 11-14… hehehehe… nggak sholat berjamaah, jadi malu… tapi yo tubuhku minta gitu je.. gimana lagi. Badan Tak tempelin kasur langsung molor (Pelor). Kembali ke pembicaraan, walau begitu aku sampe di depan parkiran jam 14.30 pass… aku berhenti, tak liat yang ikhwan nggak ada seekorpun aku liat jam, ternyata jam 14.30 tepat! ~Jam yang sudah dicocokkan sama semua PHT sama pak ketum~. di deket situ 4 Ada akhwat, anak SKI ada mbak Lulu’ ada mbak Griya trus yang dua lagi aku nggak kenal. Eh, ternyata aku kenal akhwat juga’ sayang… kenapa aku tau mereka berdua? Karena dulu pas aku ke purwokerto sama maz fika, sama mbak ita. Aku ditraktir pakdhene mbak lulu. Aku, mas fika, mbak ita dijemput pakdhenya mbak lulu’ pake mobil, trus sebelum diantarkan ke unsoed kita diampirke ke warung dan ditraktir gitu. Jadinya aku tau mbak lulu yang mana. Kalo’ mbak griya kenapa kau tau mbak griya. Yo soale dulu dikandani banjar pas baksos ~kalo nggak dikandani yo ra ngerti. Aku kan cuek hehehe..~, soale beliaukan korwatnya medis… lah aku kordeptnya medis jadi yo normal kalo aku tau ^_^. Aku brenti sebentar, tak kiro ndak jadi berangkat. Lalu aku parkir di parkiran. Aku nyari pak ketum ke rawda~sekre ski~. Enggak ada. Aku turun eh, ketemu pak ketum di parkiran. Akhirnya masih menunggu temen temen laen. Padahal jam udah lebih dari 14.30WIB! Mooloorrr…. Setiap kali pasi molor! Kenapa mesti gitu ya? Padahal aku udah nyoba untuk tepat waktu. Huh! Akhirnya jam 3 kurang seperempat baru berangkat dari MIPA. Jalan ke rumah pak dekan. Sampe di tengah perjalanan kami mampir dulu di masjid buat sholat ashar. Abis sholat ashar aku disuruh beli bensin dulu, soale bensinku mepet banget. Aku beli bensin deket situ. Lalu balik ke masjid, trus bareng sama temen temen melanjutkan perjalanan kami ke barat… udah asyik asyik bersepeda ria, ternyata yang akhwat ilang… tak lanjutin ceritaku besok. Udah melem. Harus melakukan apa yang mesti aku lakukan nih. Maaf, aku tadi bar isya ketiduran lagi je, ndak sempet nulis. Kekeselen mungkin tak sambung besok, wass…
Jumat, Juli 18, 2008
Mimpinya Dewi, mimpi digigit ular! Hihihi…
Apa kabarmu hari ini? Baik kan..? sobat, tadi pagi gue smsan si dewi’ temen gue pas SMA kelas 3. Sekarang beliaune kuliah di UII pendidikan dokter. Beliau ki ngebet banget mo jadi dokter. Sama ma aku yang lagi ngebet ketemu calon istriku.. hehe..
Tadi pagi beliau, kok tak beliau – beliau ya? Mank dewi siapa. Langsung sebut merek aja lah. Tadi pagi smsan, sedikit sharing tentang mimpi. Si dewi ngimpi digigit ular cobra! Hihihi… kalo’ katane orang orang tua, orang orang jawa, itu artinya mo ketemu jodoh! Si dewi malah sampe dinasehati bokapnya “kalo’ itu bener, ditolak dulu ya nduk, kuliah dulu yang bener sampe lulus…” hehe… sobat, kamu percaya mimpi nggak? Mimpi mimpi kaya’ gitu? Yoh… mungkin sebagian mimpi ada ta’wilnya, ada artinya. Sama ketika nabi yusuf mentafsirkan mimpi sang raja. Tapi banyak juga yang nggak ada artinya? Atau aku yang nggak tau artinya. Hanya Allahlah yang tau…
Sobat, Walaupun judul artikel ini ada kata mimpinya, tapi aku nggak focus kepada mimpi itu sendiri. Aku pengen bicara tantang nasihatnya bapaknya dewi’ “kalo’ itu(ketemu jodo) bener, ditolak dulu ya nduk, kuliah dulu yang bener sampe lulus…” . sobat, disini kita bicara soal jodoh! Bukankah jodoh sudah dituliskan Allah pada Kitabnya? Bukankah Jodoh sudah ditakdirkan? Bukankah takdir sudah tertulis, pena sudah diangkat dan tinta sudah mengering? ~ya di tipe ex no akh!?~ ye..mekso… Kalau sudah tiba waktunya kamu ketemu jodoh dan sudah waktunya bersama jodohmu, apakah kamu bisa menolaknya? Analogi, apakah kamu bisa menolak kematian yang sudah tertulis untukmu ketika kematian itu nanti dating kepadamu? Jawabannya tentu saja TIDAK! Ya kan? Trus nanti kamu bilang, “Lah, buktinya yang ngelamar aku, aku tolak semua akh?” , itu, bukan kamu menolak takdir, tetapi karena itu memang sudah tertulis bukan jodohmu. Bukan karena kamu bisa menolak takdir. Karena, kalaupun seluruh makhluk di alam semesta ini berkonspirasi untuk memberikan madhorot padamu jika itu tidak tertulis padamu dan (Allah tidak menghendaki) maka mereka tidak akan dapat memberikan sedikitmu madhorot padamu~tadak ada madhorot yang mengenaimu~, sebaliknya kalaupun seluruh makhluk di alam semesta ini berkonspirasi untuk member manfaat padamu jika itu tidak tertulis untukmu (Allah tidak menghendaki) maka mereka tidak akan sanggup member manfaat padamu~tidak mengenaimu manfaat~
Yo nanti kalo kamu udah ketemu jodohmu, memang itulah yang seharusnya mengenaimu. Bukan yang lain. Kalau kamu sudah bertemu dengan suamimu, itulah yang Allah takdirkan untukmu. Tapi ya mbuh ding, terserah kamu memandangnya seperti apa. Yang jelas, ini Cuma yang bias aku tulis hari ini. Semoga bias diambil manfaatnya. Afwan jiddan. Wallahu a’lam bisshowab…
Wass…
“Mengetahui orang yang aku cintai hidup dengan orang lain akan sangat menyakitkan, tetapi akan lebih menyakitkan bahkan sangat, Sangat, dan SANGAT MENYAKITKAN lagi bila aku mengetahui bahwa Orang yang aku cintai tenyata tidak hidup bahagia bersamaku”
Arief;
Kamis, Juli 17, 2008
Pelajaran Dari IOM
Sayang… Aku keinget akan konspirasi yang ditawarkan dan akan dilakukan temen temen ilkomp yang belum bayar IOM. Mereka yang belum bayar mo minta tangguh pembayaran, kalo nggak mereka mau konspirasi nggak registrasi bareng bareng. Karena kata mereka, nggak mungkin kuliah nggak ada kalo satu angkatan kompak nggak mbayar… Eh, belum tau IOM apaan? IOM itu “Iuran Orangtua Mahasiswa”. Besarnya 1 juta rupiah. Sebenernya pembayaran IOM ini udah diInformasikan dari pas awal registrasi masuk UNS, trus di surat yang dikirim ke orang tua juga udah ada suratnya. Tapia pa yang terjadi? Karena issue IOM bias dibayar nanti nanti ~pas udah mo wisuda juga gpp~ mereka jadi pada nggak mbayar IOM segera!! Terus… belakangan ini ada kabar yang mengejutkan, ternyata mahasiswa yang belum nayar IOM nggak bisa registrasi untuk semester 3! Nah… mereka jadi kelimpungan dan mo bikin konspirasi itu… soalnya mereka juga nggak siap dana untuk mbayar IOM. Mereka berdalih kalo’ pemberitahuan dan sosialisasi kepada mereka tentang IOM kurang! Jadinya mereka nggak bisa siap siap mbayar…
Dari kejadian ini, apa yang dapat kita ambil hai calon istriku…?
Cerdas…!! Iya, ini adalah seperti kehidupan kita manusia. Manusia telah dikabarkan akan datangnya hari akhir. Mereka percaya dan yakin bahwa setiap orang pasti akan MATI! Karena memang terbukti begitu kok. Ketika mereka masih diberi waktu ~hidup di dunia~ mereka juga diberi kabar berita akan syurga dan neraka, mereka diberi tau bagaimana cara menuju syurga dan bagaimana masuk neraka. Tetapi ternyata kebanyakan mereka acuh! Tak peduli dan tak mempesiapkan bekal untuk menuju syurga! Kebanyakan Mereka menyepelekan untuk bertaubat, bahkan bayak dari mereka yang menganggap “Ah, sekarang masih muda. Masih masanya untuk senang senang. Pacaran, kongko kongko dan gitu gitu. Ntar kalo’ udah tua, udah mo mati. Baru dah taubat! Kalo’ udah taubat kan semua dosa dihapuskan? Kalo udah dihapuskan ya masuk syurga kan?” Tidak, Tidak semudah itu!! Padahal setiap manusia tidak tau kapan kematian akan tiba menjemputnya! Orang yang divonis akan mati 3 hari lagi karena penyakit pun, tidak akan tau menit berapa jam berapa dia akan mati nanti. Bahkan boleh jadi dia mati sebelum 3 hari, atau malah setelah lebih dari 3 hari, atau bahkan dia akan mati bertahun tahun setelah vonis kematiannya. Untuk mempersiapkan kematian yang pasti dating itu, selama masih ada waktu, lakukan apa yang harus dilakukan untuk mendapatkan kehidupan yang mulia setelah kematian! Jangan menunda nunda!! Sekali lagi Jangan menunda nunda amalan yang akan membawamu ke syurga!! Karena Allah tidak akan dapat kau kelabuhi! tidak akan dapat kau tipu! dan tidak pula kau dapat berkonspirasi melawanNya!!! Jika sudah tiba waktunya, hanya amalanmulah yang akan kau andalkan!! Aku peringatkan kau tidak akan dapat berkonspirasi melawanNYA!!! Karena itu saudaraku, hilangkan pikiran bahwa sekarang ini kita bisa bersenag senang, bisa cari cewek yang nggak berkerudung ~ammah~ untuk dijadikan pacar dan bersenang senang dulu sebelum nanti kita nyari seorang ukhti yang berjilbab Gede dan sholihah untuk dijadikan istri! Calon calon istri kita tidak akan senang dengan hal itu! Ketahuilah, …wanita wanita yang baik hanya untuk laki laki yang baik, dan laki laki yang baik hanya untuk wanita wanita yang baik pula… (An-nur :26) kamu nggak akan mendapatkan jodoh yang kau impikan jika tidak mempersiapkanmu dari sekarang! Sebagaimana Kamu nggak akan mendapatkan jatah di syurga tanpa bekal yang kau persiapkan dari sekarang…
Jangan sampai kalian menyesal seperti Orang orang kafir yang menyesal dan ingin dikembalikan ke dunia seperti yang telah dikabarkan Allah dalam firmannya di surat al-mu’minun ayat 99-100 yang artinya “(Demikianlah keadaan orang-orang kafir itu), hingga apabila datang kematian kepada seseorang dari mereka, dia berkata: "Ya Tuhanku kembalikanlah aku (ke dunia), agar aku berbuat amal yang saleh terhadap yang telah aku tinggalkan. Sekali-kali tidak. Sesungguhnya itu adalah perkataan yang diucapkannya saja. Dan di hadapan mereka ada dinding sampal hari mereka dibangkitkan.” Waktu tidak akan dapat diputar ulang, kau tak akan dapat kembali ke dunia, kau tidak akan dapat berkonspirasi dangan teman2mu untuk menentang Allah sebagamana konspirasi yang akan dilakukan anak anak Ilkomp (kalo’ jadi) untuk menangguhkan pembayaran IOM mereka.
Saudaraku, sayangku… Gunakan Waktumu, sebelum tiba masa sesalmu, sesungguhnya pertolongan Allah itu amatlah dekat, mintalah kepadaNya agar kita selalu berada di jalanNYA!!
Wallahu a’lam bishowab…
Wass..
“Mengetahui orang yang aku cintai hidup dengan orang lain akan sangat menyakitkan, tetapi akan lebih menyakitkan bahkan sangat, Sangat, dan SANGAT MENYAKITKAN lagi bila aku mengetahui bahwa Orang yang aku cintai tenyata tidak hidup bahagia bersamaku”
Arief;
Wahai Putri Putri Bangsa, calon istriku, Jangan pamerkan Auratmu!
Apa kabarmu hari ini saudaraku? Adakah engkau merindukan jodohmu hari ini? Yah, aku masih merindukan calon istriku hari ini, adakah itu engkau ukhti? ~bukan?! Yek elik eram, nggak ada yang tau siapa jodohnya tau…~ Di Artikel ini aku pake nyapa pembaca pake sayang ya? Lagi pengen aja, mungkin ikhwan jadi agak embarrassed kalo baca, apalagi yang akhwat ya? Yo ndak po po, lagi pengen ae…
lagian judulnya website untuk calon istriku ini…
Sayang, ene terinspirasi sama blog temen nih yang nulis tentang Putri Indonesia yang pake bikini kemaren… ajang miss universe emang identik dengan bikini, iya kan? Tapi Ind€onesia masih terus saja mengirimkan putri-putrinya ~kalo bias dibilang “Putri”~ ke ajang itu. untuk dipertontonkan kepada masyarakat dunia mungkin, ~agar dunia tau betapa Indonesia memiliki sumber daya wanita yang sexy –kalo bias dibilang sexy-~ jadinya, devisa Indonesia lewat TKW jadi meningkat ya? He.he..he…
Ngawur!! Entahlah, sebenarnya apa yang ada di pikiran mereka? mau menggeser norma norma ketimuran yang cenderung berpakaian rapat ini dengan bikini? mereka hendak menjadikan bikini sebagai sesuatu yang wajar di negri kita! Dengan Semakin seringnya hal-hal seperti ini, pasti akan menjadikan masyarakat Indonesia menganggap wajar hal ini. Dan jadi banyak yang meniru kalo’ udah jadi trend setter. Coba bayangkan kalo’ parangtritis dipenuhi orang berbikini? Naudzubilllah! Wahai para wanita, wahai putri putri Indonesia ~baik yang dilombakan maupun enggak~ kasihanilah kaum adam yang sekarang saja sudah bingung untuk menundukkan pandangannya! Apalagi sama kalo’ ada kaya’ gituan… sayang, apa yang kauperbuat untuk mencegah ini? Apakah kau rela jika calon suamimu ngeliatin orang kaya gitu, apakah kau rela jika calon suamimu ini disiksa karena tidak mampu menundukkan padangannya?
Sayang, sesungguhnya make bikini di depan umum sama nggak berjilbab di depan umum itu sama aja! ~walau yang nggak berjilbab pakek baju yang longgar~. Itu menurutku… wong sama sama nggak menutup aurat kan? Bukankah Allah memerintahkan kepada wanita wanita beriman “…Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan kemaluannya, dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya, kecuali yang (biasa) nampak dari padanya. Dan hendaklah mereka menutupkan kain kudung kedadanya, dan janganlah menampakkan perhiasannya kecuali kepada suami mereka…” potongan (An-nur:31), ~nah berarti kalo make bikini di depan suamimu boleh sayang, kalo pengen make bikini nanti di depan suamimu aja yah! Pasti seneng tuh suami :_)~
Masalahnya, masyarakat sekarang udah nganggep itu ~nggak berjilbab, nggak menutup aurat~ itu sudah biasa. Asal sopan.~kata mereka~. Aku jadi nggak tau arah tulisanku kemana nih, wadaw… piye yo!? Mungkin ini, masalah PENEMPATAN suatu HAL pada tmpatnya. Kalo’ pake bikini didepan umum yah dosa gede, orang udah jelas cewk diperintah untuk menutupkan kai kerudung ke dadanya itu lho… terus ada yang Tanya lagi, itu kan cumin dada? Kalo yang laen boleh keliatan dunkz??? Sebentar… Sebuah Ayat harus diperkuat dengan hadits, ingat nggak hadits ketika asma (saudaranya aisyah) datang ke rumah rosulullah pakek baju yang semrawang, tau semrawang? (Yoh tipis gitu meh tembus pandang) maka dengan segera rosulullah memalingkan pandangannya, dan menasehati asma’ “kalo udah menstruasi itu, seorang wanita harus menutup auratnya kecuali ini dan ini(beliau menunjuk wajah dan telapak tangan)”. Itu intinya, aslinya aku lupa hadits riwayat siapa. Nah disinipun timbul perdebatan, ada yang memahami telapak tangan itu telapak tangan tok (punggung telapak enggak), tapi ada yang memahami itu mulai pergelangan tangan keatas. Makanya sayang… kamu harus pake kaus kaki yang panjang sama deker di tangan, biar auratmu tetap terjaga. Kamu nggak mau kan aku samakan sama orang yang berbikini Cuma gara gara lengan panjang kamu melorot sedikit dan keliatan auratmu yang di bawah telapak tanganmu itu? Makanya pake deker sayang… trus kalo kamu belom pake jilbab, pakailah jilbab! Karena itu adalah perintah dari Tuhanmu. Yo harus sa’ami’na wa ato’na. jangan Cuma karena diperintah suami aja. Kemaren udah aku singgung masalah niat di ~introduce, niatku padamu~ kan? Ya udah, kalo’ kamu masih keberatan, tapi kamu pengen pake hijab (baca kerudung), kamu gaul aja sama mereka yang udah pake hijab, insyaAllah mereka akan mbantu kamu kok .
Tuh kan, aku nggak focus. Sebenere aku ki cuman pengen mbahas tentang putri dan penempatan sesuatu hal. Tapi kok nggak nyampe nyampe situ ya? Oke kita kembali kepada penempatan suatu hal. Sayangku, kamu mau nggak minum susu anget dari pispot? Susu angetnya ditaruh di pispot trus nyruput (minum) dari pispot. Ih… Arief jorok! Iya betul! Itu bukan tempatnya! Walaupun bersih pispotnya, kamu pasti akan merasa gimana… gitu kalo’ minum dsitu. Apalagi didepan umum. Kalo’ yang “Biasa ae rif, nggak ngaruh padaku” berarti anda adalah anak yang aneh… minum dari pispot, ih… jorok! Nah, begitu juga dengan pake bikini. Menurutku, sebenernya pake bikini itu bagus… dengan catatan.. kamu pake’nya didepan suamimu yang sah! ~Yang udah ijab Kabul!~ nggak dosa, berpahala malah. La nyenegin suami. Tetapi kalo pakenya di tempat umum, diliatin orang banyak yo… Dosa Pak dhe..!! kena ayat an nur ayat 31 itu! Itulah, bagaimana pentingnya menempatkan sesuatu hal pada tempatnya. Sesuatu hal dapat mendatangkan pahala tetapi juga dapat mendatangkan dosa. Bergantung darimana ia ditempatkan. Karena itu sayang, tempatkanlah suatu hal pada tempatnya. Sebagaimana engkau menempatkan cintamu padaku pada urutan ketiga setelah Allah dan Rasulmu. Dan aku lebih menyukainya daripada engkau menempatkan aku diatas segalanya. BerOrientasilah untuk Hidup bersama Suamimu di Syurga! Bukan hanya di dunia yang fana!
Sayangku, Calon istriku, aku juga pengen sedikit mbahas tentang kaummu. Karena kamummu, kaum wanita, memiliki adil besar dalam dienul islam dan bangsa ini. Benar benar wanita ditempatkan pada posisi yang mulia di dalam dien ini. Bagaimana tidak? Bukankah Syurga ada di telapak kaki ibu? Pernah denger hadits yang bunyinya~ tak ambil dari riyadhus sholihin bab taqwa hadits ke dua~ “dari abu said Alchudri semoga Allah meridoi darinya, berkata: dari nabi SAW beliau bersabda : Sesungguhnya dunia ini amat manis dan indah, dan sesungguhnya Allah menyerahkan pada kalian padanya Allah melihat apa apa yang kalian lakukan, maka TAKUTKAH(berhati hatilah) kalian kepada DUNIA dan TAKUTLAH(berhati hatilah) kalian kepada PEREMPUAN. Sesungguhnya awal fitnah (ujian) bani israil adalah pada perempuan” lihatlah sayang, betapa wanita sangat berperan dalam kehidupan. Sampai sampai kaum adam diperingatkan untuk berhati hati kepada kaummu. Karena kaummu amat berperan dalam peradaban ini. Karena engkau dan kaummulah yang membentuk para mujahid yang berjuang dalam menegakkan dienul islam ini, karena dari rahimmulah akan lahir seorang pemimpin, seorang pemikir, dan seorang Pejuang yang selalu memperjuangkan dienul islam ini. Karena itu sayang, jadilah, seorang mujahidah, jadilah seorang Putri yang mengharumkan dienul islam ini!
Jadilah “Putriku sayang – hijjaz” bukan “Putri - Jamrud ”. jadilah putri putri yang mengharumkan nama bangsa dengan perjuangannya dalam dien! bukan dengan memamerkan tubuhnya! Sayang, engkau dan kaummu adalah salah satu tumpuan harapan dari generasi ini, ajak kaummu untuk lekas bangun dari mimpi panjangnya! Ajak mereka untuk bergerak, berjuang bersamamu di medan dakwah ini. Harumkan bangsamu, Harumkan dienmu, Harumkan namamu dengan perjuanganmu! Karena engkau adalah bunga bunga di dunia dan akan menjadi bunga di taman syurga…
Wallahu a’lam bishowab…
“Mengetahui orang yang aku cintai hidup dengan orang lain akan sangat menyakitkan, tetapi akan lebih menyakitkan bahkan sangat, Sangat, dan SANGAT MENYAKITKAN lagi bila aku mengetahui bahwa Orang yang aku cintai tenyata tidak hidup bahagia bersamaku”
Arief;
Rabu, Juli 16, 2008
Aku Nggak nulis hari ini, "ini tulisanku kemaren"
Aku nggak nulis hari ini, mo buat proposal dulu buat diskusinya FKSEK.
sebagai gantinya tak kasih aja arahan kerja ketum ski, ane disuruh taushiyah lewat email. Kamu dapat emailku tadi malem nggak? kalo nggak dapet, nih aku copy paste disini, mungkin besok aku bisa nulis lagi. tetap semangat ya...
Taushiyah pertama :
dari kitab riyadush sholihin bab sabar hadits ke 13 pada bab sabar,
dan dari abu said dan abu hurairah r.a. berkata : bersabda Rosulullah saw : "Tiada seorang muslim yang menderita kesusahan atau penyakit atau kerisauan hati, bahkan gangguan yang berupa duri melainkan semua kejadian itu akan berupa penebus dosanya". disepakati atasnya (bukhori, muslim)
Sekarang pertanyaannya adalah.... apa yang membuat muslimin takut akan gangguan musuh dan derita dunia? apa yang masih membuat kalian enggan untuk berusaha menegakkan dienul islam ini? halangan apa yang masih meragukan kalian di jalan Dakawah ini? Tak perlu ragu, tak perlu bimbang, bukankah kesulitan itu tak lain dan tak buakan hanyalah penebus dosamu hai saudaraku? dan ini dunia kawan... dunia yang pasti akan berakhir.. seberat beratnya ujian pasti kan berakhir. tidak ada kesulitan yang tidak berakhir kecuali kesulitan setelah anda tidak bernapas lagi. dan semoga kita tidak mengalami kesulitan setelah paru paru kita ini tak lagi merindu bayu!
masihkan anda merasa berat di jalan ini?
segeralah bangkit! dan tunaikan apa yang seharusnya anda tunaikan...
salam Dakwah!!!
MEDIS_arief
Selasa, Juli 15, 2008
Kabar Yang Tidak Enak untuk Saudaraku
Sedikit kabar yang tidak sedap dari kampungku, bukan sedikit lagi, tapi lumayan banyak. Ini… di kampungku kan setiap malam rabu sama malam sabtu ka nada pengajian. Pengajiannya yang ngadain anak anak muda setempat. Dulu..
dulu…. Buanget, aku masih smp ketoke, itu pengajian yang dateng lumayan banyak, dan fine fine aja. Sampae dusun tetangga ikut gabung pengajian, dusun tulakan dan jatirejo. Tuh pengajian ndatengin ustadz dari solo, daerah gumuk situ. Ngajinya Hadits, dari kitab riyadhus sholihin, sama bulughul mahroh. Sama tafsir Qur’an juga. Tak kira nggak ada yang salah dari yang dipelajari, wong kita mempelajari Qur’an dan Hadits kok? Tapi Lama kelamaan ada orang yang nggak seneng juga’. Kenapa nggak seneng? Lama kelamaan kan anak anak yang ngaji kan jadi mudeng kalo’ Yasinan buat 7hari 40hari dst itu nggak ada tuntunannya, mereka nggak mau yasinan untuk itu lagi. Jadi kalo’ ada kematian gitu orang orang harus nyari orang ke dusun laen. Setelah itu, banyak yang mulai orang ngelarang anak anaknya untuk ikut ngaji bersama kami. Kampung yang pertama diblokir adalah jatirejo, karena merekalah yang pertama kali ketika disuruh yasinan nggak pada berangkat, kemudian Pager, kasusnya sama, dikira teroris malah, la wong yang ngaji pake celana cingkrang (diatas mata kaki) plus miara jenggot kaya’ Osama bin laden hehehe… itu sudah 1 tahun yang lalu, akhirnya ngajinya hanya difokuskan di karangtengah(kampungku). Soalnya dulu digilir, per pekan ganti tempat ngaji, kadang karangtengah, kadang pager dan jatirejo. Sekarang hanya di satu tempat, karangtengah.
Ternyata, kemaren, tepatnya rabu 9 july 2008. Ada pihak yang melarang masjid karang tengah untuk ngaji, katanya sih atas keputusan musyawarah warga. Dan nggak ada perwakilan dari temen temen ngaji, satu ding, ada kang karman. Kalo aku liat sih sebenere warga nggak neluh apa apa, tapi penggede penggede dusun itu aja yang nggapleki! Pengen mbubarin pengajian karena tidak sepaham dengan mereka yang masih melestarikan budaya bapak bapaknya, kondangan, yasinan, kirim punden dgg (dan gitu gitu). Emang udah bukan rahasia kalo’ orang yang berpengaruh atau yang dibilang sesepuh dusun ini nggak bias dibantah. Kalo dibantah malah takute rame, takut malah jadi musuhan. Akhirnya ya kita nurut. Dan aku nggak bias ngasih kontribusi apapunbuat mereka, kecuali doa saja. Soale aku yo nggak pernah dirumah je. Yah… akhirnya pengajian di forward ke rumahku kalo hari rabu n ke rumahe mas agus jatirejo pas hari sabtunya. Untuk kemaren masih jalan. Dan untuk pekan ini dan seterusnya, harus tetep jalan. Biar temen2 bisa tetep menuntut ilmu agar lebih memahami dienul islam ini. Dan insyaAllah mereka masih istiqomah dan akan tetap dalam keadaan istiqomah selalu. Semoga perjuangan mereka mendapat apresiasi oleh Allah di funia dan di akherat nanti.
Sahabatku, saudaraku, kita harus bercermin dari kejadian ini. Dakwah di kampus ini masih aman dan kondusif, nggak ada pihak pihak yang kontra (setauku). Nggak seperti mereka yang tergusur medan dakwahnya. Karena itu akhi, ukhti.. tetaplah berdakwah di jalan islam! Pahamkan mereka sejak di bangku kuliah. Gunakan kemudahan ini untuk terus maju, bukan mundur ke belakang! Gunakan kemudahan ini sebagai asset kita di akhirat! Gunakan Kemudahan ini sebelum dating kesulitannya. Yang kita alami di kampus ini belum apa apa jika dibandingkan mereka, apalagi jika dibandingkan dengan saudara saudara kita di palestina! Sama sekali Gak Ada apa apanya! Kesulitan kita benar benar kecil dan sepele jika dibandingkan dengan mereka! Saudaraku, akankah kau berdiam diri sekarang? Berdiam diri ketika dienul islam ini memerlukanmu untuk menegakkan izzahnya! Apakah kau tidak mau berjuang di jalan Allah yang dengannya Allah akan memuliakanmu? Bakar semangatmu hai saudaraku, bangkit dari tidurmu! Tegakkan apa apa yang musthi kau tegakkan! Bergabunglah dalam jamaah dakwah di sekitarmu, baik di SKI, UKMI, KAMMI dan apapun itu yang mereka berjuang untuk menegakkan Agamamu! Aku ingatkan saudaraku, Bukan hanya karena jalan dakwah ini memerlukanmu, tetapi engkaulah yang memerlukan jalan dakwah ini. Bukankah kau tiap hari 17 kali membaca “ihdinash shirotol mushtaqim, shirotolladzi na an amta ‘alaihim”, Ya Allah, Tunjukkanlah kami jalan yang lurus, jalan yang engkau beri nikmat atas mereka. Lalu siapa yang diberi nikmat oleh Allah? Yang diberi nikmat Oleh Allah Adalah para nabi dan rosulnya, para syuhada yang selalu berjuang, senantiasa BerDakwah di jalanNya! Mereka dijanjikan rizki (nikmat) yang mulia (syurga). Engkau memerlukan jalan dakwah ini untuk merealisasikan apa yang kau katakan setiap hari itu hai saudaraku! Aku tau bahwa engkau adalah orang yang amanah, bukan orang yang hanya omong kosong! Aku percaya akan tindakanmu, yang kau lakukan adalah yang terbaik bagimu dan bagi agamamu! Katakan itu pada dirimu hai saudaraku. Bangkit, Bangkit, Bangkitlah saudaraku. Bangkit untuk selalu berjuang di jalan Allah azza wa jalla.
Wallahu a’lam bissowab…
wass
Minggu, Juli 13, 2008
Antara Waktu, Liburan, dan Obat

Assalamu’alaykum…
Apa kabarmu hari ini Ukhti, Akhi? Adakah engkau sedang liburan saudaraku? Sudahkah engkau merasakan Faidah dari liburan yang kau jalani? Sudah ya? Alhamdulillah kalo’ gitu… yah, tak semua orang liburan, ada yang harus dan seharsnya memang tidak libur. Banyak yang liburan gini ikut make-UP EAP, banyak yang sibuk sama Organisasinya, banyak yang sibuk dengan introspeksi dirinya, dan nggak sedikit pula Orang yang masih disibukkan dengan sesuatu yang tidak berfaidah. Sesuatu yang tidak berfaidah, sesuatu yang tidak membawa kebaikan kepada setiap diri seseorang. Dan akupun salah satunya. Walau aku sering ngaku mencintai faidah, tapi tetep aja masih membuang waktu yang berharga ini.. benar benar melakukan seuatu yang tidak ada faidahnya! Memalukan! Menurutmu, gimana sih perbuatan yang berfaidah itu? Relatifkah? Bisa dibilang relative, bisa juga enggak. Misalnya, bagi seseorang yang hanya berorientasi pada waktu sekarang. Mungkin tak akan terpikir mengerjakan sesuatu untuk hari esok. Mereka tertipu dengan kesenangan kesenangan yang ada sekarang, memuaskan diri diri mereka dengan kesenagan itu dan terlena untuk menghadapi hari esok yang akan memusnahkan hari ini. Itulah waktu, waktu berjalan terus, nggak pernah berhenti! Nggak pernah berhenti, nggak pernah kembali dan nggak pernah mengulangi dengan sama persis! Waktu bukanlah repeat~until. Tapi waktu adalah For~to, index akan terus berubah, seperti kehidupan kita yang terus berubah sampai kita tidak memasukkan udara lagi ke dalam paru-paru kita. Berubahnya semangat kita, berubahnya iman kita, itu Fluktuatif. “Perubahan semangat dan iman seseorang yang normal(orang bisaa) adalah seperti grafik Sinus, tetapi perubahan yang terjadi pada orang yang luar bisaa adalah seperti grafik X=Y!” (hukum Arief1). tapi kali ini aku tidak akan membahas hukum arief1 ini. Aku ingin Fokus kepada waktu waktu yang telah terbuang. Bukankah kata orang Waktu itu bagaikan Pedang? maka barangsiapa tidak bisa menggunakannya maka dia akan tertebas dengan ketajamannya. Akan melukai diri sendiri. Bukankah engkau telah mengalami sakitnya sayatan waktu yang telah kau abaikan? Jika belum, Aku ucapkan selamat untukmu saudaraku… dan semuga Kau selalu istiqomah dalam memanfaatkan waktu yang tidak pernah melukaimu itu. ~itu adalah rasa sakit didunia, bukan di Akhirat!! Karena nanti, di akhirat semua janji Allah akan tertunaikan. Kau akan ditanya untuk apa kau gunakan waktu waktumu dulu, dan kau tak bisa mengelak dari pertanggungjawabannya. Dzat yang jiwamu ada dalam genggamanNya pun berjanji, bersumpah, dengan menggunakan nama waktu sebagai penghormatan kepada waktu. Dan juga menunjukkan betapa urgentnya waktu yang kita miliki. Akankah kita masih menyepelekan waktu? Masihkah kita akan bersantai santai di dunia ini? Dunia yang tidak akan selamanya kita miliki? Sempatkah kita untuk “Kembali” sebelum kita mati? Sungguh, kematian amatlah dekat saudaraku, bukankah baru beberapa hari yang lalu saudara kita a’Silman & ‘adi telah meninggalkan kita untuk selamanya? Yang Usianya tak jauh beda dari kita. Bahkan jauh lebih muda dari orang tua kita… KEMATIAN TERUS SAJA MENGINTAI!! Dan apa yang telah kita siapkan? Katakan pada diri diri kalian bahwa kalian adalah termasuk orang orang yang mempersiapkan diri! Baik itu besok, lusa, minggu depan atau tahun tahun berikutnya kalian akan terus Waspada! Terus waspada pada kematian yang pasti akan datang itu. Ketahuilah saudaraku, Kewaspadaanmu itu membuatmu tak akan menyesal ketika telah nyata Janji yang telah ditetapkan pada setiap manusia. Katakana pada dirimu “Aku tidak mau menyesal, dan Aku tidak akan pernah menyesal”! karena “NANTI”, kalian, aku, anda, kita akan menuai apa apa yang kita lakukan di dunia.
Kali ini kita Lagi liburan ya saudaraku? Banyak yang mudik =) aku juga mau mudik sore nanti, tapi balik lagi ke kos selasa pagi, ada yang musthi dilakukan di kampus. Bisanya waktu liburan dulu, Apa yang engkau lakukan? Rihlah? Sama seperti tahun sebelum, sebelum dan sebelumnya lagi? Atau… Cuma berdiam diri di rumah, bersantai santai, bermalas malasan? Atau apa? Kira kira yang akan kamu lakukan sekarang sudah Berfaidah dan memenuhi digunakannya waktu secara Efektif apa belum? Kalo belum, ini adalah suatu penyakit! Kuperingatkan sekali lagi, kalau waktu liburan ini masih kau gunakan untuk bersantai santai, bermalas malasan dan menjauhkanmu dari Allah, Ini adalah Suatu Penyakit! Penyakit yang menyebabkan penyesalan nanti. Jika itu tidak terjadi pada dirimu hai saudaraku, ku ucapkan selamat untukmu. karna insyaAllah engkau adalah termasuk orang orang beruntung yang pandai mengelola waku, waktu tidak akan melukaimu, bahkan akan menjadi Senjatamu yang sangat sangat ampuh untuk menghadapi problematika hidup ini. Tetapi bagi yang masih melakukan hal hal diatas, perlu perhatian lebih agar dapat menjadi penyembuh penyakit itu, Agar menjadi OBAT dari penyakit itu. Agar tidak tertebas tajamnya waktu yang tidak akan pernah mentolerir itu. Kok nggak mentolerir? Contoh aja ketika kamu berangkat kuliah kesiangan dari biasanya, dan pasti akan terlambat karena ternyata perjalanan dari rumah/kosmu itu lebih lama dari waktu yang tersisa. Kamu nggak bias mengundurkan waktu, untuk memperbanyak sisa waktu agar tidak terlambat~pun kamu tidak bias menghentikan waktu agar datangnya tidak terlambat. Kembali pada masalah waktu yang akan mencacahmu itu, penyakit setiap liburan tiba. Yang terpenting Adalah Ilmu tentang waktu dan pemahamannya, urgensinya. Ilmu dulu baru Amal Wokey…? Akupun Juga mengalami kesulitan dalam memanajemen waktuku, kalau temen temenku ada yang tau persis bagaimana menjadikan orang dapat mengelola waktunya, maka tolong beritaulah kepadaku. Karena setauku, itu adalah karena kesadaran setiap Orang untuk mau dan mampu mengelolanya, bukan kemampuan khusus yang harus dielajari di bangku pendidikan. Akupun perlu OBAT untuk mengobati penyakit itu, karena jujur, Sulit banget buat mengatasi penyakit itu. Adakah dari jurusan Kedokteran yang Punya Obatnya? Atau dari Keperawatan Punya Obatnya? Ataukah dari Farmasi sudah mampu menciptakan Obatnya? Sebenernya, “Mungkin” Obatnya sudah ada, dan pasti ada! Cari saja di Al-Qur’an, pasti ada! Cumin aku belum nemu disana. Apapun perkara, masalah yang dihadapi, jadikan Qur’an, sholat dan sunnah sebagai Obatnya, Entah dimana, tapi… Setiap penyakit pasti akan ada Obatnya… Tak terkecuali penyakit ini, Maka akhi,ukhti, saudaraku dan calon calon istri… ku tantang kalian untuk menemukan Obatnya! Semoga Allah memudahkan. Afwan. Wass…
Arief Adi
“Mengetahui orang yang aku cintai hidup dengan orang lain akan sangat menyakitkan, tetapi akan lebih menyakitkan bahkan sangat, Sangat, dan SANGAT MENYAKITKAN lagi bila aku mengetahui bahwa Orang yang aku cintai tenyata tidak hidup bahagia bersamaku”
Sabtu, Juli 12, 2008
Cintaku, Cemburuku, dan "Kupinang Engkau dengan Al-Quran"
Apa kabarmu Malam ini? Yah, aku nggak bisa tidur nih. Jadinya ngetik ini ^_^. Di Uploadnya nanti kalo’ OL. Sayang, Tau nggak, Aku tadi dapet kenalan seorang Kakak, Cewe’ (mbak). Dia anak keperawatan UGM. Cumin dari friendster sih… Gak pa pa kan sayang..? Gak cemburu kan? Yah, tapi sekali kali bikin kamu cemburu boleh kali ya..!? kata orang Cemburu tandanya Cinta? Karena itu, punyailah rasa cemburu. Allah Aja Pencemburu. Bisa engkau lihat di kitab riyadhus sholihin bab muroqobah hadist ke5 hadist yang disepakati atasnya (Bukhori muslim) yang intinya ~dari Abu huroirih semoga Allah meridhoi darinya dari nabi SAW beliau bersabda : “Sesungguhnya Allah Cemburu, dan cemburunya Allah adalah mencegah orang mengerjakan apa apa yang diharamkanNya”~. Karena itulah sayangku, Allah tidak menerima Persekutuan dalam setiap amal hambaNya. Nggak mau diduakan. Karena sifat cemburu itu biasanya
menyebabkan seseorang berhati hati menjaga jangan sampai terlanggar kehormatannya. Hanya saja berbeda cemburu seorang hamba dengan cemburunya Allah, cemburunya seorang hamba biasanya berdasarkan hawa nafsu dan perasaan, tetapi kalo’ Allah adalah berdasarkan rahmat dan belas kasih kepada hambaNya. Geto… Jadi, peliharalah sikap cemburumu, tapi jangan cemburu buta..!! bisa mbedain sendiri kan? Gak usah aku jelasin ah, kamu cari sendiri dulu aja sumber yang laen. Kalo’ masalah Cinta, Tentusaja cintaku padamu berbeda dengan cintaku padaNYA. Cintaku padaNYA jauh lebih besar daripada cintaku padamu… Tapi kalo’ cinta kepada Allah kamu nggak perlu cemburu ya sayang, aku yakin kamu juga mencintai Allah lebih dari cintamu kepada siapapun termasuk aku. Ya kan? Kita impas ya… he.he..
Kembali kepada kakak baruku yang aku ceritakan tadi, Beliau Udah 24 tahun sayang… tapi keliatannya belum menikah. Dari Profilnya, aku jadi tau kalo’ beliau itu suka nasyid. Sama dengan calon suamimu ini. Beliau suka sama gradasi. Setelah tak komentari “Mbaknya romantic juga’ ya suka sama Gradasi?”. Beliau bales “Iya, aku sukaknya gradasi yang KUPINANG ENGKAU DENGAN AL-QUR’AN”. Waw… Rupanya beliau suka sama Calon suami yang bagus Hafalan bacaan Qur’annya! Nggak usah cemburu hai calon istriku… untuk saat ini, aku belum termasuk golongan itu. Tapi Aku berjanji padamu, Aku akan berusaha untuk menjadi golongan itu. Semoga nanti pas udah resmi jadi calon istriku, aku sudah memiliki ilmu dan ability tentang itu. Aku yakin engkau sekarang juga sedang memperbaiki diri untuk kau berikan kepada Rabb dan calon suamimu juga, ya kan? Yah, Mari kita perbaiki diri untuk mendapatkan apa yang dicari…
By The way nih, kalo’ nanti aku meminang kamu pake Al-Qur’an, kamu mau nggak? Itu mahar yang mulia lho… walau nggak mahal untuk di dunia. Maukah kamu? Pasti jawabanmu “Tentu saja sayang… Tapi kok engkau nggak modal sih sayang..??” he.he.. yah, apapun nanti, aku akan berbuat yang terbaik untukmu sebagaimana engkau telah berbuat yang terbaik Untuk Suamimu…
Sayang, Kamu ingat nggak sinetron “Kiamat sudah dekat” sebenernya aku mirip2 sama cerita itu lho! Tapi nggak aku ceritakan sekarang, aku Cuma mau cerita tentang surat An-Nur ayat 26 yang disebut-sebut di sinetron itu. Inget isinya kan? Tuh ayat artinya gini : “Perempuan Perempuan yang keji Untuk Laki laki yang keji, dan laki-laki yang keji untuk perempuan-perempuan yang keji (pula). sedangkan perempuan perempuan yang baik untuk laki-laki yang baik. dan laki-laki yang baik untuk perempuan-perempuan yang baik (pula)…dst” potongan ayat 26 ini tak ambil dari terjemah Qur’an terbitan syamil. Allah sudah mendeklarasikan kalo’ mo ngedapetin jodoh yang keren dan sholehah, maka aku juga harus keren dan sholeh. Maka yo Perbaiki dan perbaiki terus dirimu agar mendapatkan suami yang lebih baik dan lebih baik lagi. Begitu juga aku, aku sadar dan amat,amat, sangat sadar kalo’ aku sekarang bukan levelmu. Tidak pantas untuk mendampingimu… tapi… aku akan terus berusaha dan ikhtiar untuk menuju, bahkan melampauimu. Karena aku juga memimpikan seorang istri yang nggak Cuma cantik, tapi juga sholehah! Do’akan aku biar terus semangat Untuk maju Yoh… IYOSH….!!! Semangat semangat semangat… Semangat Perbaiki diri. Lets Make Our self better then before!!! Dan bukan hanya ini alasanku untuk menjadi lebih baik dan lebih baik lagi, tapi aku yakin… ini adalah salah satu motifasi bagimu untuk terus maju dan terus memperbaiki diri!! Ayo, kita berjuang untuk memperbaiki diri wahai sahabatku, calon istriku…. karena aku sangat mencaintaimu, karena aku sangat menginginkamu, karena engkau adalah permata dunia, karena adalah engkau bidadariku, karena Allah tidak akan menyiakan Usaha Hamba hambanya, karena engkau menginginkan suami yang lebih baik dan lebih baik, karena Allah tidak akan pernah menyalahi janjinya, karena… tak seorangpun mengetahui siapa jodohnya….
“Mengetahui orang yang aku cintai hidup dengan orang lain akan sangat menyakitkan, tetapi akan lebih menyakitkan bahkan sangat, Sangat, dan SANGAT MENYAKITKAN lagi bila aku mengetahui bahwa Orang yang aku cintai tenyata tidak hidup bahagia bersamaku”
Introduce, dan "NIAT"ku padamu
Ummph… sebelumnya perkenalkan dulu calon suamimu ini wahai calon isteriku, tak kenal maka ta’aruf wokey…? Calon istriku.. calon suamimu ini bernama “Arief Adi Nugroho”, lahir di wonogiri (ndeso) 9 Agustus 1989. Sekarang aku masih tinggal dengan calon mertuamu di karangtengah, waleng girimarto, wonogiri. Ya mungkin engkau akan ku bawa untuk tinggal bersamaku disana nanti. Mendampingiku dengan kehangatan cintamu di desa yang masih bersih dan.. kalo’ malem pas musim kaya’ gini ni.. Duingin banget!!! Gak tau kok bisa kerasa dingin gitu, perasaan dulu nggak sedingin itu lho.. mungkin udah terbisaa(baca:beradaptasi) sama hawa solo yak!?! Hh.. aku jadi mikirin kamu wahai calon istriku.. bidadariku.. nanti kalo kamu udah sah jadi isteriku, kita pasti ngangetin air dulu kalo mandi malem-malem.. :-) aku jadi kasian padamu calon isteriku, harus berdingin dingin demi melayani suamimu ini.. gak pa pa ya calon isteriku..? Soale aku dikasih jatah tinggal disana kie piye no? aku kan anak terakhir lanang dewe.. resiko sayang…
Calonmu ini sekarang masih kos di jalan mega nomor 13 ngasinan jebres.. utaranya wisma purbo. Tau? Aku kos sama anak anak kopma sayang, mereka lumayan asyik kok, yah.. enak juga diajak bertamen. Oya udah tau kan kalo’ calonmu ini mahasiswa UNS fakultas MIPA jurusan Ilmu Komputer? Untuk sekarang aku masih disana, gak tau setahun lagi.. moga2 gak DO ya.. semoga calon suamimu ini cepet lulus dan cepet dapat ma’isyah! Biar bisa cepet ngelamar kamu sayang… “Segra kan ku jemput, engkau bidadari, bila tiba waktu…” biar kerinduanku padamu dapat segera terobati, biar cintaku dapat aku sampaikan kepada orang yang tepat, biar tidak terjerumus kepada yang enggak-enggak, dan yang paling penting… menyempurnakan separuh agama! Iya kan sayang…??
Sayang, tau gak kenapa aku milih ilkomp sebagai tambatan hati dalam mencari ilmu? Gak tau kan…? Halah, nggak tau… jangan nebak nebak gitu dong sayang… tak kasih tau aja kalo’ gitu, biar engkau tau seperti apa calon suamimu ini. Aku dulu… seneng banget sama yang namanya GAME! Sedikit flashback, dulu pas kelas tiga SMP aku seneng banget sama yang namanya PlayStation, tau PlayStation kan sayang? Itu lho, konsol Game dari soni yang bisaanya banyak banget rental PS di deket sekolah2.. By the way.. udah pernah maen PS belum sayang..? he.he.. nggak usah dijawab. Pasti belum kan? ^_^. Pas saat itu aku pengen… banget punya PS dan bisa maen PS dirumah, karena itu aku mulai merengek sama calon mertuamu untuk beliin aku computer. Soalnya nggak mungkin dikasih kan kalo’ aku minta konsol PS langsung!? Akhirnya aku bisa maen PS di Komputer pertamaku.. dari situ aku makin banyak tau GAME PS sama game PC juga. Tapi ternyata komputerku cumin Pentium II 400MHz ram 128Mb, wah… banyak game Pc yang gak bisa jalan di Komputerku ini...
Bulan demi bulan dan tahun demi tahun pun berganti, rasa hausku akan GAME ini masih belum hilang dari alam pikiranku. Sampai kelas 3 SMA itu aku dapet temen yang gila dan doyan pula ngeGame dan punya computer juga. Ada 4 orang yang bener bener klop sama aku. Karena kesamaan ideology dari keempat orang ini.. akhirnya kamipun sama-sama milih jurusan ilmuKomputer uns pada pilihan pertama kami, selain biar bisa menyalurkan hobi,biar persahabatan yang ada tetep utuh gitu lho… walau kalaupun pisah, persahabatan kami nggak akan pernah hilang. Alias tetep ada.. yah… kita emang harus bisa menjaga apa yang kita punya. Kenapa tadi aku bilang menyalurkan Hobi? Soalnya kalo’ anak ilkomp nggak mungkin komputernya cumin Pentium II to? Memanfaatkan momen buat minta computer baru dengan spek yang lebih tinggi. He.he.. maklum anak SMA.. jadi, landasan terkuatku kenapa aku ada di ilmu computer ini adalah “Pengen Komputer Baru, biar bisa dipake’ mainin Game-Game yang dulu nggak kuat dimainin di Pentium II…!!! ” alas an yang aneh mungkin? Dan taukah kamu hai calon isteriku, Sesungguhnya Amalan Itu Adalah Dengan Niat.. apa artinya, ya berarti kita hanya akan mendapatkan apa apa yang kita niatkan saja. Ingat ngak sayang, sebuah hadist di kitab riyadus-sholihin bab niat yang intinya : Sesungguhnya Amalan Itu Adalah Dengan Niat,dan apa yang ia dapat adalah yang ia niatkan, maka barangsiapa berhijrah sematamata karena Allah dan Rosulnya, maka ada pahala baginya (hijrahnya diterima oleh Allah). Dan siapa yang berhijrah karena keuntungan dunia yang dikejarnya, atau karena perempuan, maka ia hanya akan mendapati itu saja. Mungkin itu juga terjadi padaku? Cuma pengen computer baru waktu pas masuk ilkomp! Dan ternyata… aku mendapatkannya!! Bukan PC, tapi lebih baik lagi. Aku dibelikan Laptop! Alhamdulillah… dan mungkin hanya itu yang aku dapatkan, bukan pahala dari Allah Azza wa jalla! Hanya dunia saja yang aku dapatkan! Sayangku… maukah engkau mengngatkan aku ketika engkau bertemu denganku nanti? Mengingatkanku agar aku menikahimu adalah dengan niat karena Allah, karena kecintaan kepada Allah dan Rosulnya! Bukan hanya karena parasmu yang cantik bagai bidadari itu! Ingatkan aku sayangku… karena pernikahan adalh komitmen seumur hidup! Kesempatan Ibadah seumur hidup! Kesempatan mendapat cashFlow pahala setiap hari Oleh Allah Awj. Karena itu calon isteriku, terimalah pinanganku nanti hanya karena Allah semata!! Bukan karena ketampananku. Karena aku tek cukup tampan untuk itu. Karena ini adalah ikatan seumur hidup, kesempatan untuk saling mencitai suami istri, berselimutkan cinta Allah Robbul izzati…
Sayangku… mungkin ini posting pertamaku, besok insyaAllah disambung lagi ya sayang… aku benar benar merindukanmu walau aku belum tau siapakah dirimu… salam sayang dari calon suami tercintamu. Arief Adi
“Mengetahui orang yang aku cintai hidup dengan orang lain akan sangat menyakitkan, tetapi akan lebih menyakitkan bahkan sangat, Sangat, dan SANGAT MENYAKITKAN lagi bila aku mengetahui bahwa Orang yang aku cintai tenyata tidak hidup bahagia bersamaku”
Kamis, Juli 10, 2008
Kepada Calon Istriku
Assalamu’alaykum ukhti…
Apa kabarmu hari ini?
Adakah aku mengganggumu dengan tulisanku ini?
Ukhti…
Aku sangat merindukanmu! Seperti air yang selalu merindukan lautan…
Aku sangat merindukanmu walau belum pernah terbesit di Otakku siapa dirimu..
Seperti apa wajahmu.. seperti apa sifatmu..
Tetapi kecantikan dan ketaatanmu selalu tergambar indah dalam Otakku…
Kecintaanmu pada Robmu tak pernah kuragukan..
Aku yakin ~seyakin bahwa aku memiliki sebuah jantung~ bahwa engkau lebih mencintaii Robmu daripada Aku…
Tapi ketahuilah Ukhti, itu lebih aku sukai daripada apapun didunia ini…
Tetaplah di jalanmu ukhti, sebuah jalan menuju cinta hakiki…
Dengan Cintamu kepada Robmu, maka kau telah mendapatkan cinta suamimu…
Cinta yang akan membawamu kepada kebahagiaan abadi bersama suamimu nanti…